Sejarah Bonsai Lengkap Dengan Ulasannya

 

Sejarah bonsai

Sejarah bonsai – Pada abad ke 6 sebelum masehi seni bonkei pertama kali ditemukan di praktik penjing Cina, pada mulanya salah seorang dari kedutaan kekaisaran beserta seorang mahasiswa Buddhis dari Jepang dan kembali dari daratan Tiongkok.

 

Kemudian pada periode abad pertengahan, sebuah seni bonsai di gambarkan melalui sebuah lukisan handscroll seperti Ippen shonin eden oleh seseorang.

 

Lalu dengan berjalannya waktu, lebih tepatnya pada zaman Heian para bangsawan di Jepang mulai mengenal seni miniaturisasi tanaman bonkei.

 

Pada zaman dahulu, atau lebih tepatnya pada (zaman Edo) seni ini hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas atau kalangan pejabat istana, kemudian para kalangan pejabat istana merubah nama bonkei menjadi bonsai.

 

Setelah itu, pada (zaman Meiji) bonsai mencapai banyak kepopuleran, sehingga bonsai dianggap sebagai salah satu hoby bangsawan yang sangat berkelas.

 

Namun berjalannya waktu, lingkungan di pada daerah tersebut semakin modern dan kebanyakan dari mereka tidak memiliki halaman, sehingga penggemar bonsai akhirnya terbatas.

Sejarah Bonsai Versi klasik dan Modern

Sejarah Bonsai Periode Klasik

Sejak tahun (1800 an) bonsai mulai bertukar, yaitu dari praktik esotoris beberapa spesialis sampai menjadi salah satu seni yang indah dan sangat populer di Jepang.

 

Kemudian pada abad ke 19 para sarjana jepang seni Cina berkumpul di Itami Hyogo membahas tentang gaya terbaru pada seni pohon yang sangat unik.

 

Setelah itu pada tanggal (13 Oktober 1868), Kaisar Meiji beralih tempat ke Tokyo sebagai ibukota Jepang saat itu, disana popularitas bonsai mulai bertambah di luar lingkup para sarjana dan para bangsawan.

 

Lalu pada (Tahun 1914) acara bonsai tahunan nasional pertama di adakan, acara ini hampir di rayakan setiap tahunnya sampai 1933 di Taman Hibiya Tokyo.

 

Di (Tahun 1910 ) seorang seniman yang berasal dari Sanyu-en Bonsai atau(Asal usul Bonsai pada persemaian Sanyu) dari membentuk dengan menggunakan teknik kawat.

 

Kawat yang di gunakan adalah baja seng galvanis, kawat tersebut terbuat dari tembaga mahal dan hanya bisa di buat untuk suatu pohon tertentu.

 

Tujuannya untuk membantu membengkok dahan pada pohon bonsai yang ingin di rubah, kemudian untuk kebutuhan pengembangan gaya bonsai yang lebih baik.

 

Sejarah Bonsai Periode Modern

Setelah kejadian perang dunia kedua, sejumlah tradisi bonsai Jepang sudah menjadi tren oleh masyarakat di dunia, dengan di adakannya pameran bonsai.

 

Kemudian di (Bulan Oktober pada tahun 1964) pameran berskala besar di buat pada Taman Hibya, oleh (Asosiasi Bonsai Kokufu pribadi) di ulang menjadi Asosiasi Bonsai Nippon, sebagai ajang Olimpiade Tokyo.

 

Di (tahun 1980) lembaga di seluruh dunia untuk tanaman bonsai diadakan pertama kali di Osaka, sekalian untuk memeriahkan pameran tersebut, sembilan tahun setelah itu barulah Omiya diresmikan.

 

Kemudian setelah itu pameran ini menjadi menjadi daya tarik pada seluruh negara di dunia, semenjak itulah pameran bonsai di buat setiap 4 tahun dalam sekali di lokasi berbeda beda, seperti :

 

  • Pada tahun (1993), (Orlando, Florida)
  • Pada tahun (1997), (Seoul, Korea)
  • Pada tahun (2001), (Munich, Jerman)
  • Pada tahun (2005), (Washington, DC)
  • Pada tahun (2009), (San Juan, P. Riko)

Sampai akhirnya bonsai masuk ke kawasan Asia termasuk Indonesia, kemudian menjadikan tanaman bonsai menjadi salah satu pohon hias yang banyak diminati oleh masyarakat saat ini.

 

Demikian yang dapat kami informasikan mengenai sejarah bonsai lengkap dengan ulasanny, semoga dengan asal usul tersebut dapat memberi informasi yang positif kepada anda.

Author: Icso2016.com